Pengertian Modem Broadband

modem broadband
Modem Broadband adalah modem yang menggunakan teknologi jalur pita lebar untuk mengakses internet. Broadband adalah jaringan dan router yang masih asing bagi konsumen Ketika teknologi broadband ini diperkenalkan, Namun, banyak orang tahu modem adalah sebagai akses internet melalui dial-up. Karena pemahamn masyarakat mengena modem maka beberapa vendor mulai memproduksi dan menjual modem broadband dengan menggunakan istilah akrab yaitu modem ketimbang menggunakan istilah yang samar-samar seperti adapter atau transceiver, atau bridge.
Modem broadband masih harus digolongkan sebagai modem, karena menggunakan bentuk gelombang kompleks untuk membawa data digital. Broadband adalah perangkat lebih maju dibandingkan modem dial-up tradisional karena mampu melakukan ratusan modulasi demodulasi saluran secara bersamaan.
Teknologi Modem Broadband
Akses internet broadband biasanya disebut singkat dalam bahasa Inggrisnya broadband, jika diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia adalah jalur lebar atau pita lebar atau kadang digabungkan kedua istilah ini menjadi jalur pita lebar. Broadband ini adalah teknologi koneksi data tingkat tinggi ke internet secara tipikal sangat kontras dengan koneksi dial up modem 56 Kbps.
Ada dua jenis jalur pita lebar yang umum, yaitu DSL dan kabel modem, yang mampu mentransfer 512 kbps atau lebih, kira-kira 9 kali lebih cepat dari modem yang menggunakan kabel telepon standar.
Banyak teknologi modem broadband juga ber fungsi sebagai router (dengan Ethernet dan WiFi port) dan fitur lainnya seperti DHCP , NAT dan fitur firewall.
Jenis baru modem broadband mulai muncul, seperti doubleway satelit dan modem saluran listrik. Beberapa implementasi teknologi modem broadband telah mencapai 20 Mbit/detik, beberapa ratus kali lebih cepat dari yang ada pada awal kemunculan internet dan biayanya juga lebih murah, meskipun demikian performa dan biaya bervariasi tiap negara
Meskipun berbagai bandwidth minimum telah digunakan dalam definisi broadband, mulai dari 64 kbit/dtk hingga 4,0 Mbit/dtk, (menurut laporan OECD 2006 ) broadband didefinisikan sebagai teknologi koneksi data ber kecepatan tinggi, broadband memiliki kecepatan download dan kecepatan transfer data yang sama atau lebih cepat dari 256 kbit /dtk, sementara Komisi Komunikasi Federal (FCC) Amerika Serikat pada tahun 2010, mendefinisikan ” Kecepatan Dasar teknologi Broadband ” sebagai kecepatan transmisi data minimal 4 megabit per detik, dari ujung pengguna internet dan 1 Mbit/dtk dan upstream (dari pengguna komputer ke internet). Ambang batas inilah menjadi tren di pasar internet untuk mensosialisasikan penggunaan broadband dan modem broadband