Konsep Dan Fungsi Manajemen Keuangan Perusahaan

Pengertian Manajemen Keuangan Perusahaan

fungsi manajemen keuangan perusahaan

fungsi manajemen keuangan perusahaan

Manajemen keuangan (finance Management) dapat di definisikan sebagai pengelolaan keuangan suatu badan usaha / organisai untuk mencapai tujuan keuangan, Contoh yang paling umum pada struktur organisasi bisnis komersial.

Pengertian Manajemen keuangan menurut Bussines Dictionary. Com mendefinisikan Finance Management meliputi “Perencanaan, pengarahan, pengawasan, pengorganisasian, dan pengendalian sumber daya moneter organisasi.”

The planning, directing, monitoring, organizing, and controlling of the monetary resources of an organization. www.businessdictionary.com
Manajemen Keuangan berarti perencanaan, pengorganisasian, mengarahkan dan  mengendalikan aktivitas  keuangan seperti pengadaan dan pemanfaatan dana dari perusahaan.  Ini artinya menerapkan prinsip-prinsip manajemen secara umum
Pengertian Manajemen Keuangan Perusahaan adalah aktivitas perusahaan yang berhubungan dengan bagaimana memperoleh dana, menggunakan dana, dan mengelola asset sesuai dengan tujuan perusahaaan secara menyeluruh.

Konsep Manajemen Keuangan Perusahaan

Manajemen Keuangan  adalah suatu proses dalam pengaturan aktivitas atau kegiatan keuangan dalam suatu organisasi organisasi, dimana di dalamnya termasuk kegiatan planning, analisis dan pengendalian terhadap kegiatan keuangan yang biasanya dilakukan oleh manajer keuangan

Manajemen Keuangan  adalah seluruh aktivitas kegiatan perusahaan perusahaan yang berhubungan dengan upaya untuk

mendapatkan dana perusahaan dengan meminimalkan biaya serta upaya penggunaan dan pengalokasian dana tersebut secara efesien

Lingkup Manajemen Keuangan Perusahaan

  1. Investment Decision : Keputusan terhadap aktiva apa yang akan dikelola perusahaan. Keputusan investasi termasuk investasi dalam aktiva tetap (disebut sebagai penganggaran modal).  Investasi dalam aktiva lancar juga merupakan bagian dari keputusan investasi yang disebut sebagai keputusan modal kerja.  keputusan ini diambil oleh manajer keuangan dalam pengalokasian dana dalam bentuk invetasi yang dapat menghasilkan laba dimasa yang akan datang. Keputusan ini akan tergambar dar iaktiva perusahaan, dan mempengaruhi strukturkekayaan perusahaan yaitu perbanding anantara current assets dengan fixed assets
  2. Financial decisions: Keputusan berkaitan dengan penetapan sumber dana yang diperlukan dan penetapan perimbangan pembelanjaan yang terbaik (struktur modal yang optimal). Adalah keputusan manajemen keuangan dalam melakukan pertimbangan dan analisis perpaduan antara sumber-sumber dana yang paling ekonomis bagi perusahaan untuk mendanai kebutuhan-kebutuhan investasi serta kegiatan operasional perusahaan. Keputusan pendanaan akan tercermin dalam sisi pasiva perusahaan yang akanm empengaruhi financial structure maupun capital structure.keputusan Keuangan berhubungan dengan peningkatkan keuangan dari berbagai sumber, keputusan mengenai jenis sumber, periode pembiayaan, biaya pembiayaan dan dengan demikian kembali
  3. Dividen Decision – Keputusan dividen adalah keputusan manajemen keuangan dalam menentukan besarnya proporsi laba yang akan dibagikan kepada para pemegang saham dan proporsi dana yang akandisimpan diperusahaan sebagai laba ditahanu ntukpertumbuhan perusahaan Kebijakan ini juga akan mempengaruhi financial structure maupun capital structure. Kebijakan dalam pembagian dividen. Para manajer keuangan harus mengambil keputusan berkaitan dengan distribusi laba bersih.  Laba bersih umumnya dibagi menjadi dua:
    1. Dividen bagi pemegang saham-Dividend dan tingkatnya harus diputuskan. Dividen merupakan bagian dari keuntungan suatu perusahaan yang dibayarkan kepada para pemegang saham.
    2. Jumlah laba-laba ditahan harus diselesaikan yang akan tergantung pada rencana ekspansi dan diversifikasi perusahaan.
Tujuan Manajemen Keuangan Perusahaan
fungsi manajemen keuangan perusahaan

fungsi manajemen keuangan perusahaan

Tujuan Manajemen Keuangan adalah   Pengelolaan keuangan umumnya terkait dengan pengadaan, alokasi dan pengendalian sumber daya keuangan.  dengan tujuannya

  1. Untuk menjamin pasokan dana yang teratur dan cukup.
  2. Untuk memastikan pengembalian yang cukup kepada pemegang saham (tergantung pada harga, pasar kapasitas penghasilan berbagi, harapan pemegang saham.
  3. Untuk memastikan pemanfaatan dana optimal.  Setelah dana diperoleh, maka  harus dimanfaatkan dengan cara maksimal dengan biaya minimal.
  4. Untuk memastikan keamanan investasi, yaitu, dana harus diinvestasikan dalam usaha yang aman sehingga tingkat pengembalian yang memadai dapat dicapai.
  5. Untuk memaksimalkan kesejahteraan pemilik perusahaan atau memaksimalkan nilai perusahaan
  6. Untuk menjaga kelangsungan hidup perusahaan (going concern)
  7. Untuk mencapai kesejahteraan masyarakat sebagai tanggungjawab sosial perusahaan
Fungsi Manajemen Keuangan Perusahaan
  • Estimasi kebutuhan modal:  Seorang manajer keuangan harus membuat estimasi berkaitan dengan persyaratan modal perusahaan.  Ini akan tergantung pada biaya dan keuntungan yang diharapkan dan kebijakan program masa depan.  Estimasi harus dibuat dengan cara yang memadai yang meningkatkan kapasitas produktif dari perusahaan.
  • Penentuan komposisi modal: Setelah estimasi telah dibuat, struktur modal harus diputuskan.  Hal ini melibatkan analisis ekuitas utang jangka pendek dan jangka panjang.  Hal ini akan tergantung pada proporsi modal ekuitas perusahaan  adalah  dengan memiliki dana tambahan yang harus diambil dari pihak luar.
  • Memilih sumber dana: Untuk dana tambahan yang akan diperoleh, perusahaan memiliki banyak pilihan seperti
    1. Penerbitan saham dan obligasi
    2. Pinjaman yang di diambil dari bank dan lembaga keuangan
    3. Simpanan masyarakat yang bisa ditarik  seperti dalam bentuk obligasi.
    4. Pilihan akan tergantung pada faktor manfaat relatif dan kerugian dari masing-masing sumber dan periode pembiayaan.
  • Investasi Dana: manajer keuangan harus diputuskan untuk mengalokasikan dana ke usaha yang menguntungkan
  • Disposal surplus: Keputusan laba bersih harus dibuat oleh manajer keuangan.  Hal ini dapat dilakukan dengan dua cara:
    1. deklarasi Dividen – Ini termasuk mengidentifikasi tingkat dividen dan manfaat lain seperti bonus.
    2. Laba ditahan – Volume harus di putuskan, hal ini akan tergantung pada expansional, innovational, rencana diversifikasi perusahaan.
  • Pengelolaan kas: Manajer Keuangan harus membuat keputusan berkaitan dengan manajemen kas.  Kas diperlukan untuk berbagai tujuan seperti pembayaran upah dan gaji, pembayaran tagihan listrik dan air, pembayaran ke kreditor, dll
  • kontrol Keuangan: Manajer keuangan tidak hanya untuk merencanakan, mendapatkan dan memanfaatkan dana tetapi ia juga harus melakukan kontrol atas keuangan.  Hal ini dapat dilakukan melalui banyak teknik seperti analisis rasio, estimasi keuangan, biaya dan kontrol keuntungan, dll.

Intinya kegiatan keuangan dalam suatu badan usaha yang bersifat komersil, meliputui kegiatan planning, analisis dan pengendalian terhadap kegiatan keuangan yang biasanya dilakukan oleh manajer keuangan, adalah kegiatan manajemen keuangan Perusahaan