Akibat Radiasi Nuklir Dan Dampak Radiasi Nuklir Jepang

Akibat Radiasi Nuklir Chernobyl Dan Jepang

dampak radiasi nuklir jepang

dampak radiasi nuklir jepang

Dampak radiasi nuklir Jepang konon berimbas ke Indonesia pasca ledakan pembangkit nuklir di Jepang setelah di hantam  badai tsunami yang melanda Fukushima pada 11 Maret lalu 2011. Berita yang menghebohkan warga dunia terutama negara-negara yang bertetangga dan negara-negara yang berada disekitar lautan pasifik paskah meledaknya pembangkit tenaga nuklir. Betapa tidak radiasi nuklir dianggap sebagai pembunuh massal dengan dampak radiasi nuklir yang memakan waktu yang lama. Sebuah tragedi  yang pernah dialami oleh ukrainan ketika pembangkit tenaga nuklir di Chernobyl.

Sebuah Catatan kelam Chernobyl, bukan saja mempunyai dampak radiasi nuklir yang buruk pada masyarakat  yang tinggal di sekitar Belarus, Rusia dan Ukraina saja, melainkan seluruh Eropa. Hari itu tercatat pada tanggal 26 April 1986, penduduk Kiev dikagetkan dengan ledakan yang bergemuruh seakan-akan langit akan runtuh. Ledakan dahsyat ini memuntahkan kepingan inti reaktor hingga 1500 meter ke angkasa dan meyebarkan awan beracun ke 70 persen daratan eropa. Total Radioaktivitas dari ledakan Chernobyl, dari catatan WHO, diperkirakan 200 kali lipat dari radiasi nuklir Jepang pada pemboman Hiroshima dan Nagasaki.

Akibat Dan Dampak Radiasi Nuklir

Akibat radiasi Nuklir tidak saja berbahaya pada saat perang,  tapi merupakan  momok menakutkan di waktu damai. Nuklir memang merupakan sumber energi yang powerfull tetap ternyata bahaya radiasi pun powerfull sebagai pembunuh massal yang mengerikan.  Sebuah resiko yang harus diterima, dari buah keinginan manusia untuk lebih berkuasa dibanding sesamanya.

Apakah dampak radiasi nuklir pada manusia. Penyakit apa yang bisa ditimbulkan dari apa akibat radiasi nuklir? . Yuk kita simak …!

  1. Penyebaran radiasi nuklir berukuran 100 Rems (ukuran dalam istilah nuklir) akan merusak sistem peredaran darah yang menyebabkan sel limfosit darah akan berkurang. Gejala awalnya adalah salesma, sesak nafas.
  2. penyebaran radiasi berukuran 200 Rems ke atas mengakibatkan rontoknya rambut dengan cepat, kerusakan saluran usus yang mengakibatkan mual, mules, muntah dan diare. Pada kekuatan ini, radiasi bisa menyebabkan kerusakan saluran peranakan.
  3. Radiasi nuklir berukuran 1.000 sampai 5.000 Rems dapat mengakibatkan kerusakan pada pembuluh darah dan bisa menyebabkan gagal jantung dan berhenti  berfungsi dan mengakibatkan kematian Hal ini yang sangat berbahaya.
  4. Radiasi langsung berukuran lebih 5.000 Rems akan mengakibatkan rusaknya sel otak, selain melumpuhkan sel saraf juga merusak pembuluh darah di dalam jantung.
  5. Dalam jumlah tertentu, yodium radioaktif dapat merusak sebagian atau seluruh bagian kelenjar tiroid yang mengatur metabolisme (produksi energi) pada manusia.
  6. Dampak radiasi nuklir Jepang menurut data efek pemboman bom atom di Nagasaki dan Hiroshima menunjukkan korban hanya bisa bertahan dalam kurung waktu 10 tahun dan menghadapi risiko jangka panjang seperti leukemia dan kanker limfoma.

Saat ini pemerintah kita memantau dampak radiasi nuklir jepang yang mungkin terjadai pasca meledak di Pasca terjadinya Tsunami di Jepang yang telah menyebabkan reaktor Nuklir pembakit listrik negara matahari terbit itu terbakar.

Dampak Radiasi Nuklir jepang tidak saja berimbas di negara tersebut, namun negara-negara Pasifik bisa saja berpengaruh. Segeralah berkonsultasi kedokter jika anda merasakan seperti yang disebut di atas dari gejala dampak radiasi nuklir Jepang.